Hello aku Dian Theresia Nauly
Tambunan. Tapi aku lebih sering nyingkat namaku jadi Tuen Millenium (Just
Call Tuen, And I'll be there for you). Aku dipanggil Dian.
hahah. Aku terlahir dari sebuah keluarga yang
harmonis. Aku anak ke empat dari lima bersaudara. Papaku
(L.Tambunan) adalah seorang Kristen yang taat. Dia seorang wiraswasta.
Udah
hampir 25 tahun dia buka usaha travel kecilkecilan , namanya CV. Nicolas
Travel. Mamaku (R.Pardede) adalah seorang wanita penyabar dan penuh
kasih
sayang. Dia seorang guru dan sudah hampir 25 tahun jadi PNS. Anak
pertama
cowok, namanya Bona Nico Dicky Fernando Tambunan. Dia baru tamat dari
Unpad dan
lagi extensi di Binus. Jangan salah lohh Walau dia masih 23 tahun, dia
juga
udah kerja. Dia bekerja di Standard Chartered Bank sebagai Relationship
Manager. Anak ke dua cewek, namanya Indry Morissa Tambunan. Baru tamat
dari UI
dan lagi extensi di UI juga. Dia masih 22 tahun, dan gak kalah hebat
dari
abang, dia juga lagi kerja di perusahaan akuntan public sebagai auditor.
Anak
ketiga, Fitry Bhetania Jayanti Tambunan. sekarang udah kelas 2 SMA di SMAN 2
Balige, Asrama Yayaysan Soposurung Balige. Hahha, iya jangna heran, walau
tinggal di Balige, dia tinggal di asrama. Dia gak tinggal dengan orangtuaku.
Tapi aku tinggal di sebuah tempat yang indah penuh disiplin. Kalau di rumah aku
hanya tinggal dengan mom.dad, 1 abang, 1 kakak, 1 adek perempuan, dan 1 adek
laki laki, di asrama dia tinggal dengan 32 kembaran cewek, 58 kembaran cowok,
32 kakak, 57 abang, 36 adek cewek, dan 54 adek cowok, bersama pamong dan
pengawas yang udah kayak ayah dan ibu kami
di sana. Nah yang paling
bontot,
namanya Samuel Tambunan, masih kelas 6 SD, pintar English dan Math dan
IQ nya
itu lohh jangan ditanya…Tinggi banget,,, J.
Aku adalah anak SMP Budhi Dharma Balige. SMP terbaik di Toba Samosir. Masuk SMP ini kami di seleksi, dan aku berhasil mausk ke sekoloah ini dan masuk kelas unggulan pula. Tahun pertama semester pertama, aku masih menyesuaikan, sebagai remaja, aku mendapat banyak perubahan di hidupku di tahun ini. Aku jadi sedikit agak pembangkang, tapi mamaku maklum dengan itu, dengan sabar dia tetap menemaniku, dan di tahu apa yang aku mau. Kata mama, aku harus tetap jadi yang terbaik, jaangan terpengaruh oleh teman-teman. Mama menjagaku agar aku gak terombang-ambing dalam pergaulan remaja yang jahat. Kata maam aku lagi dalam proses mencari jati diri, aku gak ngerti mama bilang apa, tapi aku nurut aja apa yang mama bilang. Mama sering melarangkui melakukan ini itu, dan aku sering kesal denga itu. Tak jarang mama memarahiku, sedangkan papa, menyerahkan urusanku pada mama. Papa lebih enak diajak ngobrol daripada mama, karena di alebih memberiku kebebasan. Pada tahun ini, aku mendapat peringkat ke tiga di kelas. Aku drop.
Semester pertama kelas 1, aku dapat juara 1 umum lo. Saat itu, rasanya seneng banget. Tapi, semester kedua, aku mulai terjatuh.Aku semakin menyesal ketika semester 1 kelas 2 dapat juara 3. tapi semester 2 kelas 2 ,aku coba buat pertahanin rangking aku. Alhasil masih bisa.Terakhir aku dapar peringkat ketiga di kelas, meski tetap merasa kecewa.
Aku juga pernah ikut IJSO( International Junior Sains Olympiad) mata pelajaran IPS. Waktu itu, aku satu-satunya utusan dari sekolah aku.Lombanya diselenggarakan di Berastagi. Jadi aku kenal beberapa teman baru.Lumayan, nambah-nambahin kenalan. Hehehehehe
Tapi sayangnya, aku dapat urutan 14.Padahal yang diambil itu 10 orang. Sial banget kan ???? Tapi aku tetap syukur kok. Coz, Tuhan bantu aku sehingga bisa masuk provinsi.
Sekarang aku lagi fokus belajar , biar bisa masuk SMA YASOP atau DEL. Mohon doanya ya . . .
Aku adalah anak SMP Budhi Dharma Balige. SMP terbaik di Toba Samosir. Masuk SMP ini kami di seleksi, dan aku berhasil mausk ke sekoloah ini dan masuk kelas unggulan pula. Tahun pertama semester pertama, aku masih menyesuaikan, sebagai remaja, aku mendapat banyak perubahan di hidupku di tahun ini. Aku jadi sedikit agak pembangkang, tapi mamaku maklum dengan itu, dengan sabar dia tetap menemaniku, dan di tahu apa yang aku mau. Kata mama, aku harus tetap jadi yang terbaik, jaangan terpengaruh oleh teman-teman. Mama menjagaku agar aku gak terombang-ambing dalam pergaulan remaja yang jahat. Kata maam aku lagi dalam proses mencari jati diri, aku gak ngerti mama bilang apa, tapi aku nurut aja apa yang mama bilang. Mama sering melarangkui melakukan ini itu, dan aku sering kesal denga itu. Tak jarang mama memarahiku, sedangkan papa, menyerahkan urusanku pada mama. Papa lebih enak diajak ngobrol daripada mama, karena di alebih memberiku kebebasan. Pada tahun ini, aku mendapat peringkat ke tiga di kelas. Aku drop.
Semester pertama kelas 1, aku dapat juara 1 umum lo. Saat itu, rasanya seneng banget. Tapi, semester kedua, aku mulai terjatuh.Aku semakin menyesal ketika semester 1 kelas 2 dapat juara 3. tapi semester 2 kelas 2 ,aku coba buat pertahanin rangking aku. Alhasil masih bisa.Terakhir aku dapar peringkat ketiga di kelas, meski tetap merasa kecewa.
Aku juga pernah ikut IJSO( International Junior Sains Olympiad) mata pelajaran IPS. Waktu itu, aku satu-satunya utusan dari sekolah aku.Lombanya diselenggarakan di Berastagi. Jadi aku kenal beberapa teman baru.Lumayan, nambah-nambahin kenalan. Hehehehehe
Tapi sayangnya, aku dapat urutan 14.Padahal yang diambil itu 10 orang. Sial banget kan ???? Tapi aku tetap syukur kok. Coz, Tuhan bantu aku sehingga bisa masuk provinsi.
Sekarang aku lagi fokus belajar , biar bisa masuk SMA YASOP atau DEL. Mohon doanya ya . . .

Post a Comment
apakah anda suka ????